Semua orang perlu melimpahkan jasa baik kepada leluhurnya

Di dalam Buddha Sasana, sebagian umat yang telah menyakini Tiratana mungkin kita sudah mengetahui apa maksud dan tujuan dari Pattidana. Pattidana atau pelimpahan jasa adalah suatu tindakan atau ungkapan sebagaimana salah satu bentuk bentuk dari rasa bakti dan hormat (Katannukatavedi) kepada orang-orang yang telah meninggal, yang mempunyai hubungan dengan kita atau orang-orang yang telah berjasa dalam hidup kita.

Dalam Tirokudda Sutta, disebutkan cara untuk menolong sanak keluarga yang telah meninggal yaitu dengan memberikan dan menempatkan persembahan di dalam Sangha. Di dalam Manggala Sutta pula telah dijelaskan Puj√£ ca Pujaniyana Eta Mangalamuttama; Menghormat kepada yang patut dihormati adalah berkah utama.

Sebagaimana air hujan yang turun dari dataran tinggi ke tempat rendah; demikianlah persembahan yang disampaikan oleh sanak keluarga dari alam manusia akan menuju ke para mendiang

Tirrokudda Sutta

Mengapa Perlu Pattidana?

Melakukan Kebajikan
Pattidana adalah suatu tindakan atau ungkapan rasa bakti dan hormat kepada orang tua, para leluhur dan kepada sanak saudara yang telah meninggal dunia.
Penuh Harapan Luhur
Pattidana dilakukan karena adanya satu hal yang dapat menjadi pengharapan agar orang yang telah meninggal tersebut mengetahui serta merasakan perbuatan baik yang telah kita lakukan.
Leluhur Mengetahui
Sehingga mereka ikut serta merasakan kebahagiaan (ber-mudita citta) atas perbuatan kebajikan yang sudah kita lakukan
Leluhur Berbahagia
dengan cara demikian kita akan membantu memberikan sebuah kondisi yang baik, kondisi yang membahagiakan di dalam diri mereka.

Pattidana Jaman Buddha

Pattidana sebenarnya dilakukan bukan hanya pada saat ini atau di era modern saja melainkan di zaman kehidupan Sang Buddha, Pattidana memang sudah dilakukan. Kilas baliknya adalah saat seorang Raja Magadha yaitu Raja Bimbisara, yang melakukan pelimpahan jasa ketika para sanak saudarannya yang telah meninggal meminta pertolongan dan bantuan. Kemudian Raja Bimbisara menanyakan peristiwa yang dialaminya, kemudian Sang Buddha pun menyarankan agar Raja Bimbisara melakukan kebajikan serta kemudian melimpahkannya. Singkat cerita, sesudah melakukan hal itu para sanak keluarganya merealisasi kebahagiaan dan terlahir di alam yang lebih berbahagia.

Upacara Pattidana Cetiya Nalanda

Minggu, 28 Juni 2020

Pukul 17.00 - 19.00 WIB

Cetiya Nalanda

Jl. Pulo Gebang Permai No. 107, Cakung, Jakarta Timur

DHAMMADESANA

YM.Bhikkhu Abhayanando Thera

KESEMPATAN berbuat KEBAJIKAN dan MELIMPAHKAN jasa bajiknya

Pelita

Berdana Rp 100.000
Paket A

Lilin Jelly

Berdana Rp 500.000
paket B

Lilin Teratai

Berdana Rp 1.500.000
Paket c

Lilin Besar

Berdana Rp 3.000.000
paket d

Nalanda Foundation

Transfer SEKARANG KE

Rek. BCA 534 5038 091

A.n Yayasan Dana Pendidikan Buddhis Nalanda